Sabtu, 09 Mei 2015

Pertumbuhan Ekonomi



 
http://i.unu.edu/media/ourworld.unu.edu-en/article/8703/Economic-Growth-Financial-Crash.jpg

Pertumbuhan Ekonomi (economic growth) adalah perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat dalam jangka panjang.

Pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan. Dalam kegiatan ekonomi yang sebenarnya, pertumbuhan ekonomi berarti perkembangan ekonomi secara fisik yang terjadi di suatu negara, seperti pertambahan jumlah dan produksi barang industri, perkembangan infrastruktur, pertambahan jumlah sekolah, perkembangan barang manufaktur, dan sebagainya. Pertumbuhan ekonomi yang baik akan dapat menjamin kesejahteraan masyarakat Negara.



Berikut Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi :

1. Faktor Sumber Daya Manusia, Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauhmana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan.

2. Faktor Sumber Daya Alam, Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun demikian, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut.

3. Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.

4. Faktor Budaya, Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.

5. Sumber Daya Modal, Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.

6. Sistem Sosial Dan Sikap Masyarakat
Dibeberapa Negara berkembang, system social dan sikap masyarakat menjadi penghambat perkembangan ekonomi yang cukup serius. Beberapa Kebiasaan atau adat istiadat yang secara tradisional dianut oleh masyarakatnya menolak untuk menggunakan cara atau alat produksi yang lebih produktif dan efisien. Masyarakat lebih menyukai menggunakan peralatan yang tidak produktif atau tidak efisien. Pada masyarakat demikian akan sulit untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

Namun demikian, beberapa Negara memiliki masyarakat dengan sikap yang dapat memberikan dorongan yang kuat terhadap pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi akan lebih cepat Pada Masyarakat yang memiliki sikap hemat, dan menabungkan uangnya untuk investasi. Diketahui bahwa investasi memiliki korelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi.


Sumber :
- http://ardra.biz/ekonomi/ekonomi-makro/faktor-yang-mempengaruhi-pertumbuhan-ekonomi/
- http://makalah-artikel-online.blogspot.com/2009/05/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html
- http://www.materisma.com/2014/09/perkembangan-pertumbuhan-dan-pembangunan-ekonomi.html

Rabu, 06 Mei 2015

Instalasi Dbase IV / 4

Pengantar Komputer & TI 2A

Cara install dBase IV di Windows 7 dan Windows 8 (64bit)
1.      Sejarah dBase IV
Program dBase IV merupakan salah satu paket program data base yang dibuat dan dikeluarkan oleh Asthon Tate merupakan pengembanagn dari dBase II, dBase III serta dBase III plus.
dBase IV merupakan data management system (DBMS), yang mengatur dan mengolah data.Memprosesan data elektronik artinya menyimpan, menghubungkan, memanipulasi serta memanggil data yang memiliki informasi sangat banyak dengan cara cepat dan efisien. Anda memanggil dan menampilkan data berdasakan kreteria tertentu sesuai kemampuan.
dBase IV merupakan data dengan dBase IV akan lebih mudah dan cepat sekalipun data yang dimiliki sangan kompleks. Dengan tersedianya menu control center semua pemakai dari segala tingkat dapat mengoprasikannya.
Pengolahan dBase IV bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu menu dan perintah. Bagi pemakai yang sudah biasa dengan dBase atau data base, bekerja pada perintah. Sedangkan bagi pemula, bekerja pada layar control center lebih mudah.
Paket program dBase IV ‘copy-protected’ artinya dapat memuat aplikasi disket sebagai cadangan dan juga melakuan instalasi pada hardisk.
      •  Sebagai Bahasa Pemograman
dBASE Programming merupakan salah satu high level language yang telah dikembangkan sedemikian rupa secara spesifik untuk microcomputer, sehingga memungkinkan adanya penggunaan software secara minimum, tetapi pemakai dapat dengan mudah dan cepat dapat menentukan, membangun dan kemudian meng-access (memanggil kembali) file-file yang mereka miliki.
Dengan adanya hal ini,pemakai dapat dengan mudah mengolah dan membuat laporan dari file mereka sendiri secara interaktif melalui keyboard dan layar monitor ataupun printer. dBase juga menawarkan suatu penulisan dan penyimpanan urutan-urutan tindakan, dan mengulanginya jika diperlukan.
Dengan kata lain, dBase adalah bahasa yang diintepretasikan dan menghasilkan kode intermediate. Para pengguna komputer berbasis Windows, kini menggunakan bahasa pemrograman berbasis objek Bahasa pemrograman yang ditawarkan dengan banyak kemudahan ini, menggunakan kosa kata yang cantik, yakni Visual, sehingga kita mengenal adanya Delphi milik Borland, Visual C++, Visual Basic, atau Oracle, PowerBuilder, Visual dBase, Visual Foxpro, untuk aplikasi database.
      • Sebagai Utility Pemograman
dBase adalah database engine klasik yang masih tetap diminati sebagai program untuk menyimpan data-data perusahaan sampai sekarang. Program-program yang dirancang dengan menggunakan dBase memang memiliki banyak kelemahan dibandingkan dengan database engine modern seperti MySQL™ atau SQL Server™ dan Microsoft Access.
Sebagai database engine, dBase menjadi standar file database pada masa keemasan sistem operasi DOS. dBase populer sejak dBase II dan dBase III diterima sebagai standar. Banyak produk software menggunakan dBase sebagai standar file databasenya (dengan ekstensi *.dbf), seperti misalnya: FoxPro (termasuk Visual FoxPro), Recital, Paradox, dsb.
Salah satu bahasa pemrograman yang dikembangkan dengan menggunakan file database milik dBase adalah Clipper, yang masih tetap dipakai sampai saat ini.
Database menggunakan dBase akan menyimpan setiap tabel data ke dalam satu file dengan ekstensi.dbf, kecuali Paradox yang menggunakan ekstensi .db. Dalam komputer modern, bahkan program script interpreter seperti PHP pun masih mendukung dBase. Penggunaan dBase masih dianggap relevan karena program-program modern seperti Microsoft Excel, Access, atau Visual FoxPro mengenali file-file yang dibuat dengan menggunakan dBase.
2.      System requirement
Untuk menjalankan sistem dBase IV versi 1.5 diperlukan software dan hardware penunjangnya. Tanpa peralatan tsb, maka sistem ini tidak akan bekerja. Peralatan hardware yang diperlukan berupa : IBM PC, AT atau kompatibelnya. Sistem dBase IV memerlukan 4MB media fixed disk RAM sebesar 640KB dengan 450KB yang tersisa. Peralatan Software yang dibutuhkan : Sistem operasi DOS Versi 2.1 ke atas Jika sistem dBase IV dijalankan dalam bentuk multi-user pada LAN maka diperlukan Novell Netware V2.2 atau V3.11.
3.      Penginstalan dBase
Instalasi dBase IV dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1)      Download DOSBox versi 0.72 disini mediafiredonlot
2)      Install DOSBox versi 0.72
3)      Download dBase IV disini medaifiredonloDBASE
4)     Extract file dBase IV di Local disk (C:) ( atau hardisk tempat biasa meginstal program )
5)      Buka DOSBox, ketik : 
        • Z:\>mount d c:\
        • Z:\>d: 
        • D:\>cd dbase 
        • D:\DBASE>dbase 
                    


6)      Setelah itu tekan ENTER dan akan muncul tampilan seperti ini

Sumber : 
http://rizkymegajaya.blogspot.com/2015/05/pengantar-komputer-ti-2a.html
http://blog.bestsoftware4download.com/2010/02/how-to-install-turbo-c-on-windows-7-64bit/ 

http://bebebbabydian.blogspot.com/2013/01/dbase-iv.html

Jumat, 01 Mei 2015

Perdagangan Antar Negara

http://www.classicaltrade.com/template/55/images/banner.jpg


Perdagangan Antar Negara atau Perdagangan Inernasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antar perorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain. Disamping itu perdangan antar Negara memiliki beberapa hambatan yaitu :
1.       Tarif atau bea cukai. Tarif adalah pembebanan pajak (custom duties) terhadap barang-barang  yang melewati batas kenegaraan. Tarif dapat digolongkan menjadi beberapa bagian, antara lain:
·         Bea ekspor  =  pajak atau bea yang dikenakan terhadap produk yang diangkut menuju negara lain.
·         Bea transit =   pajak yang dikenakan terhadap produk yang melalui wilayah negara lain dengan ketentuan bahwa negara tersebut bukan merupakan tujuan akhir dari pengiriman.
·         Bea impor = pajak yang dikenakan terhadap produk yang masuk dalam suatu negara dengan ketentuan negara tersebut adalah merupakan tujuan akhir dari pengiriman produk.
·         Uang jaminan impor =  persyaratan bagi importir suatu produk untuk membayar kepada pemerintah sejumlah uang tertentu pada saat kedatangan produk di pasar domestik sebelum penjualan dilakukan.
2.       Kuota
Kuota membatasi banyaknya unit yang dapat diimpor atau diekspor. Tujuannya adalah untuk membatasi jumlah barang tersebut di pasar dan menaikkan harga produknya.
3.       Politik Dumping
Politik Dumping adalah menjual suatu barang yang nilainya lebih tinggi dari harga beli, baik dijual di luar negeri maupun dalam negeri tetap mendapat untung. Adapun beberapa motif dari Politik Dumping, yaitu antara lain:
·         Barang-barang yang diminati oeh negara asal, supaya dapat terjual di luar negeri.
·         Memperkenalkan suatu produk dalam negeri ke negara lain.
·         Berebut pasar luar negeri.
4.       Embargo
Embargo adalah larangan yang dikeluarkan pemerintah untuk melakukan impor atau ekspor barang tertentu ke negara lain dalam rangka kebijakan yang berkaitan dengan politik, ekonomi, ataupun kebijakan lain


Alasan mengapa pemerintah  menerapkan hambatan-hambatan dalam perdagangan internasional, diantaranya :
1.       Tarif atau bea cukai diterapkan untuk menambah pemasukan kas Negara yang bertujuan untuk membangun Negara lebih lanjut.
2.       Quota diterapkan untuk melindungi produk-produk dalam negeri agar produk-produk dalam negeri tidak terkalahkan atau tidak mati. Dengan hadirnya produk luar negeri dapat mengakibatkan persaingan yang semakin berat sehingga perusahaan dalam negeri dapat mengalami kemunduran dan mengurangi kemakmuran pihak-pihak terkait.
3.       Politik Dumping diterapkan oleh Negara-negara tertentu seperti Jepang. Contohnya pada bidang transportasi. Pemerintah jepang menerapkan harga kendaraan pribadi yang lebih tinggi di negaranya dan sedangkan produsen kendaraan pribadi asal jepang menjual produknya dengan harga normal di Negara lain. Dalam kebijakan ini pemerintah berupaya untuk mengurangi tingkat kepadatan kendaraan, polusi, dan kemacetan di Negaranya.


sumber :
id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_internasional
- https://dewimayasari.wordpress.com/2011/04/23/hambatan-perdagangan-internasionalantar-negara/
-  https://josephinejoe.wordpress.com/2013/04/27/mengapa-pemerintah-menerapkan-hambatan-perdagangan/